Program Perkuliahan Karyawan
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI WIDYA DARMA SURABAYA

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI WIDYA DARMA SURABAYA

STIE WIDYA DARMA
Jurusan

Mengenali Minat sebelum Memilih Jurusan Akuntansi

Kenali minat Akuntansi lewat pengalaman pembukuan, latihan mencatat transaksi, refleksi pribadi, dan eksplorasi hubungan angka dalam laporan keuangan.

Mengenali Minat sebelum Memilih Jurusan Akuntansi

Minat pada Akuntansi tidak selalu muncul karena seseorang sejak awal menyukai angka atau ingin bekerja sebagai akuntan.

Kadang ketertarikan justru terlihat dari aktivitas sehari-hari: mencocokkan transaksi, mencari penyebab selisih, memeriksa catatan keuangan, atau bertanya mengapa angka tertentu berubah dari satu periode ke periode lain.

Jika aktivitas seperti itu membuat Anda terus penasaran, jangan langsung menyimpulkan bahwa Akuntansi pasti cocok. Amati bagian yang paling menarik, coba latihan sederhana, lalu lihat apakah Anda masih ingin memahami hubungan antarangka dan proses penyusunan laporan lebih jauh.

 

Saat Menelusuri Perbedaan Angka, Apa yang Ingin Anda Pahami Lebih Jauh?

Staf pembukuan dan keuangan dapat terbiasa mencatat pemasukan, pengeluaran, bukti transaksi, atau mencocokkan data dengan dokumen pendukung.

Namun, menemukan angka yang berbeda sering memunculkan pertanyaan baru.

Mengapa saldo tidak sesuai? Transaksi mana yang belum tercatat? Bagaimana satu transaksi memengaruhi catatan lainnya? Mengapa laporan terlihat berubah meskipun aktivitas usaha terasa hampir sama?

Pertanyaan yang terus muncul dapat menjadi petunjuk bahwa Anda tertarik bukan hanya mencatat angka, tetapi juga memahami hubungan di balik informasi keuangan.

 

Bagaimana Rutinitas Pembukuan Membantu Mengenali Minat?

Coba catat tiga aktivitas yang pernah Anda lakukan.

Pertama, aktivitas yang membuat Anda penasaran. Kedua, aktivitas yang dilakukan terutama karena tuntutan pekerjaan. Ketiga, aktivitas yang masih ingin Anda pelajari meskipun tugas sudah selesai.

Misalnya, Anda mungkin menikmati proses mencari penyebab selisih transaksi, tetapi kurang tertarik pada pekerjaan administratif yang sifatnya berulang.

Pisahkan juga antara minat, kemampuan saat ini, kebutuhan kualifikasi, dan hambatan waktu.

Belum menguasai akuntansi dasar atau spreadsheet secara mendalam bukan berarti Anda tidak memiliki minat. Pada tahap awal, yang lebih penting adalah apakah Anda menikmati proses mencatat, mencocokkan, menelusuri, dan memahami hubungan antarangka.

 

Coba Aktivitas Sederhana untuk Menjelajahi Pencatatan Transaksi

Gunakan lima transaksi fiktif sederhana.

Misalnya, modal awal, pembelian perlengkapan, penjualan, pembayaran biaya operasional, dan penerimaan pembayaran dari pelanggan.

Catat setiap transaksi secara sederhana, lalu lihat bagaimana perubahan satu transaksi memengaruhi catatan keuangan secara keseluruhan.

Setelah itu, ajukan beberapa pertanyaan.

Mengapa transaksi tersebut masuk ke bagian tertentu? Apa hubungan antara pemasukan, pengeluaran, aset, dan kewajiban? Bagaimana kesalahan satu pencatatan dapat memengaruhi hasil akhirnya?

Latihan ini bukan tes kemampuan.

Tujuannya adalah melihat apakah Anda menikmati proses menelusuri hubungan angka dan ingin memahami pencatatan keuangan secara lebih terstruktur.

 

Cocokkan Rasa Ingin Tahu dengan yang Dipelajari di S1 Akuntansi

S1 Akuntansi mempelajari pencatatan, pelaporan, audit, dan perpajakan.

Rasa ingin tahu dari pengalaman kerja dapat dipetakan ke beberapa bidang seperti pencatatan transaksi, penyusunan laporan, analisis keuangan, audit, dan perpajakan.

Misalnya, ketertarikan pada selisih catatan dapat berkembang menuju pemahaman pencatatan dan audit. Keinginan mengetahui makna perubahan angka dapat mengarah pada penyusunan serta analisis laporan keuangan.

Untuk melihat gambaran program secara lebih jelas, Anda dapat membaca halaman S1 Akuntansi STIE Widya Darma.

Baca juga: Pelajari S1 Akuntansi STIE Widya Darma

 

Dari Minat Belajar menuju Kemampuan Memahami Makna Laporan

Minat tidak harus langsung berubah menjadi keputusan memilih jurusan.

Mulailah dari satu aktivitas keuangan yang paling dekat dengan pekerjaan Anda.

Misalnya, ambil beberapa transaksi fiktif, susun catatan sederhananya, lalu coba jelaskan apa yang sebenarnya terjadi dari angka tersebut.

Setelah itu, lanjutkan dengan melihat bagaimana beberapa transaksi dapat membentuk gambaran keuangan yang lebih lengkap.

Jika bagian tertentu terasa sulit, gunakan kesulitan tersebut untuk mengenali bekal yang masih perlu diperkuat, seperti akuntansi dasar, matematika bisnis, atau penggunaan spreadsheet.

Pengalaman kerja, latihan, bacaan, dan refleksi dapat membantu Anda melihat apakah Akuntansi benar-benar menjadi bidang yang ingin dipelajari secara lebih serius.

 

Kenali S1 Akuntansi di STIE Widya Darma untuk Melanjutkan Eksplorasi

STIE Widya Darma menyediakan S1 Akuntansi melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K) dengan metode Full Online dan Hybrid Learning.

Jadwal yang tercantum adalah Kamis, Jumat, dan Sabtu pukul 18.00–21.00.

Pola kelas malam dapat dipertimbangkan oleh pekerja yang beraktivitas pada siang hari. Namun, tiga malam perkuliahan dalam satu minggu tetap membutuhkan pengaturan waktu untuk pekerjaan, belajar mandiri, tugas, dan istirahat.

Karena sumber mencantumkan dua metode, yaitu Full Online dan Hybrid Learning, pembaca sebaiknya memahami detail penerapan masing-masing metode langsung dari informasi program yang tersedia.

Informasi kampus dapat ditelusuri melalui kanal STIE Widya Darma, sedangkan rincian program tersedia pada halaman S1 Akuntansi STIE Widya Darma.

 

Langkah berikutnya cukup sederhana: pilih satu aktivitas pencatatan atau analisis angka yang paling membuat Anda penasaran, coba eksplorasi lebih dalam, lalu lihat apakah rasa ingin tahu tersebut semakin kuat.

Jika iya, bawa catatan minat dan pertanyaan tersebut saat berkonsultasi dengan PMB agar pembicaraan tentang program menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan belajar Anda.